Selasa, 02 Agustus 2011

Better Or Worst I Will Be There For You

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.11 0 komentar

Disampingmu
Temani dirimu
Demi cintanya
Serahkan jiwaku
Meski tiada banyak waktu
Tersisa untuk cinta
Tetap aku ..

Love U , baby I do
I never find someone like U
I love U yess I still do
Better or worst I will be there
Yess I'll be there for U

Tak perlu kau ragu
Kumelupakanmu
Meski tiada banyak waktu
Tersisa untuk cinta
Tetap aku ..

Love U , baby I do
I never find someone like U
I love U yess I still do
Better or worst I will be there
Yess I'll be there for U

Disini ku memelukmu
Hingga tiba akhir masa
Menjemputmu ..

Afgan - I.L.U

Kamis, 28 Juli 2011

Tentang `BEHEL`

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.05 0 komentar

Ada yg berpikir bhwa seseorang yg memakai kawat gigi atau yg sering dsebut behel itu dpt menumbuhkan rasa percaya diri . Sehingga bnyak orang yg setelah memakai behel akn memperlihatkan giginya stiap tersenyum , berbicara , dn bergaya dlm foto . Namun , sebetulnya mereka yg tiap kali kesempatan slalu memperlihatkan benda yg menempel di giginya itu bkn semata-mata utk memamerkannya .

Menurut saya , yg telah 5 bln memakai behel , memperlihatkan gigi karena memang behel itu secara tdk sengaja akn terlihat . dan ad sbagian org yg beranggapan bhwa senyuman org ber.behel selalu menunjukkan behel.x semata - mata untuk pamer , itu salah besar . kalau mnurut anda org yg memakai behel itu akn bangga skali dgn behel.x itu sangat amat salah .

Saya akn memberi tahu buat anda2 skalian yg menganggap seperti itu , ini nih perderitaan org berbehel yg seharusnya tk pntas utk dbanggakan .

1. Saat akn memakai behel , dokter akn mengecek kesehatan gigi . Apa sdh bersih dr karang gigi , lalu gigi yang bolong hrs segera dtambal , dan kalo memang mau giginya rapi dgn sempurna prlu dlakukan pencabutan 1 , 2 ato bhkan 4 gigi sblm pemasangan behel . Dan itu dperlukan wktu yg lama dn prlu bolak - balik k dokter . Bolak - balik k dokter itu MEMAKAN WAKTU TENAGA DAN BIAYA .
2. Stlah gigi benar2 sehat dn pemasangan akn dimulai , siapkan uang utk biaya pemasangan bracket behel beserta antek2.x (ex: karet behel dn biaya kontrol) . Biaya itu tdk murah . Butuh JUTAAN bwt pasang behel .
3. Sesaat stlh pemasangan , gigi dn mulut akn mulai beradaptasi . Biasanya akn mrasakan ngilu d gigi dn sariawan d dinding mulut . Itu proses adaptasi yg cukup MENYAKITKAN .
4. Saat wktunya makan tiba , org yg memakai behel akn kesulitan mengunyah makanan , shingga trkesan pilih2 mkanan ato mengurangi porsi makanan.x krn saat makan itu memang MEREPOTKAN . dn setelah makan akan kebingungan mencari air utk berkumur ato tusuk gigi utk makanan yg nyangkut d behel .
5. Makanan harus selalu diprhatikan tingkat kekerasan dan kekenyalan yg dpt merusak behel . Makanan seperti kripik , coklat , donat , pentol , dll dwajibkan dipotong2 trlebih dhulu sblm msuk kdlm mulut . Sangat amat diharamkan untk MENGGIGIT MAKANAN .
6. Saat malam dtg , gigi yg baru dpasang behel , akan terasa ngilu karena aktifitas suda berhenti dn hanya merasakan rasa sakit itu . Sehingga , tidur jadi TIDAK NYENYAK .
7. Satu bulan setelah pemasangan , wktunya kontrol , memerlukan UANG utk biaya dokter dn utk penggantian karet behel ato nama bekennya 'karet warna-warni' . Setelah kontrol , gigi akn terasa NGILU LAGI . uang dn rasa sakit itu akn terasa berulang-ulang setelah selesai kontrol yg dlakukan rutin stiap 1 bln skali .
8. Saat akan berbicara , trkadang kata2 yg diucapkan akn terasa SULIT dan TIDAK JELAS krn behel yg menganggu mulut utk menguraikan kata2 .
9. Saat tersenyum biasa , behel akn menyembul dn terkesan PAMER SENYUM utk memperlihatkan behel itu , pdhl senyum yg tak memperlihatkan gigi akn terkesan MAKSA ato seperti senyumnya orang sinis dn org memakai behel itu akn terlihat jelek dgn senyum seperti itu .
10. Dibutuhkan wktu minimal 2 th untuk mendapatkan gigi yg rapi seperti yg diinginkan . Dn itu adl wktu yg CUKUP LAMA untuk merasakan 'penderitaan2' memakai behel itu .

alhamdulilah , saya bukan orang yg suka mengeluh dgn berbagai penderitaan itu . Saya sudah mempersiapkan segala kemungkinan yg ad dn dgn tdk bnyk mengeluh itu adl bntuk tanggung jwb saya setelah memakai behel . Saya tdk akan sedikitpun mengeluh ini itu cuma karena behel .

note ini cm sedikit pngalaman saya yg ingin saya share trhdap kalian2 yg mengira bhwa org yg memakai behel akn sering 'PAMER GIGI' . mnurut anda , apakah benar bhwa Gigi org berbehel yg sering dpamerkannya itu bagus , keren ,dan modis ? Di amerika sana , org berbehel itu FREAK . Jdi , apa mungkin org akn bangga dgn keanehan giginya ? THINK IT .

Kamis, 30 Juni 2011

Sebuah kedewasaan

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.08 0 komentar

Dulu saat seorang teman bertanya, “Apa sih yang dimaksud dengan dewasa? Dan sikap bagaimana yang menunjukan dewasa?”. Saya bisa menjawab pertanyaan itu dengan mudah tanpa banyak berpikir. “Dewasa itu berarti bisa berpikir luas, berpikir jauh kedepan. Yang berarti harus bersikap dewasa.”

Namun sekarang jawaban saya atas pertanyaan itu membuat saya harus merenungkannya lagi. Dewasa itu adalah lawan dari kanak-kanak atau bersikap kekanak-kanakan. Dewasa itu tidak dilihat dari umur seseorang. Seperti kata slogan iklan, “Jadi tua itu pasti, jadi dewasa itu pilihan!”

Jadi apa sesungguhnya pengertian dewasa itu sendiri? Memberikan jawaban seperti itu memang mudah, walaupun kalau dibahas lebih dalam mungkin malah mengaburkan arti dewasa itu sendiri. Dewasa itu pilihan, artinya kita bisa memilih bersikap dewasa atau tidak. Dan seperti apa sikap dewasa itu?

Semakin bertambah umur kita, semakin banyak tanggung jawab yang harus dipikul. Anak kecil tidak usah berpikir untuk hidup. Mereka hanya menjalani hidup. Mereka mendapatkan semua yang mereka inginkan tanpa banyak bersusah payah untuk mencapainya. Tanpa berpikir untuk hidup pun, mereka sudah hidup.

Orang dewasa harus berpikir untuk hidup. Mereka harus berusaha keras memenuhi kebutuhan untuk hidup. Dewasa berarti tanggung jawab. Lebih dari itu, orang dewasa harus bertahan hidup dalam berbagai keadaan. Bertahan ketika susah, bertahan pula ketika senang. Dan apa yang bisa membuat bertahan dalam segala keadaan? Kondisi seperti ini hanya bisa dilalui dengan menerima kenyataan dan berusaha membuat segalanya lebih baik dari sekarang.Dewasa berarti menerima. Menerima banyak hal yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan. Menerima kenyataan yang berbicara lain dengan keinginan. Menerima bahwa manusia hanya bisa berencana, dan Tuhan yang berkehendak.

Dari salah satu artikel yang saya dapat dari salah seorang teman (maaf saya tidak tahu sumber aslinya, dokumen.doc terkopi di laptop saya yang berjudul “Bisakah Kedewasaan Dibentuk?”, sang penulis membagi kedewasaan menjadi 3 bagian
1.Kebebasan
2.Kesederhanaan
3. Tanggung Jawab

Garis besarnya pada artikel tersebut bisa disimpulkan bahwa dewasa itu adalah suatu kebebasan dalam bertindak dan mengambil keputusan, bebas dalam bersikap, tidak berlebihan dan tetap bertanggung jawab atas kebebasan yang dimiliki itu. Saya sendiri cenderung memandang kedewasaan itu sebagai tanggung jawab, sabar, dan sikap menerima atas kenyataan yang ada. Namun menerima bukanlah pasif dan pasrah saja terhadap kenyataan.

Pada artikel yang sama disebutkan, “Kedewasaan memang bukan sifat, ia cenderung berbentuk sebagai sikap, atau perilaku tindakan mahluk berwujud manusia.” Apabila kedewasaan berbentuk sebagai sikap, maka saya rasa ia bisa dibentuk melalui proses yang lama dan tentu saja terkadang menyakitkan. Kedewasaan bisa dicapai setelah melalui berbagai ujian kehidupan yang berat. Dan di dalam ujian itulah kita memilih, akankah kita bersikap dewasa atau tetap bersikap kekanak-kanakan?”
Jadi, saya rasa slogan iklan itu benar. Tinggal yang mana pilihan kita?
1. Ehm...
dewasa itu bisa dirasain diri sendiri ato orang lain yg ngeliat?
2. klo berbicara ttg kedewasaan itu makna kata yg luas ya ka’?!tapi pernah dengar dari seorang sahabat….Allah akan mempertemukan kita dengan jodoh kita jika kita sudah dinilai dewasa menurut penilaian Allah tentunya…jadi?????gimana???kapan bentuk panitia?!
3. kalo menurut saya dewasa ga’ bisa cuma bisa dilihat dari luar aja(ato secara fisikly), mungkin ada yang bersikap like a child , tapi sesungguhnya dia punya sisi kedewasaan , ga’ perlu bersikap seolah olah kita dewasa tetapi pikiran masih anak anak, intinnya be your self and biarkan kedewasaan itu dtang dengan sendirinnya dan ga’ perlu memaksakan diri untuk menjadi dewasa , that’s the point.

Jumat, 24 Juni 2011

Semua Tentang Mu ...

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 20.28 0 komentar

semua tentangmu selalu membekas di hati ini
cerita cinta kita berdua akan selalu
semua kenangan tak mungkin bisa (ku lupakan ku hilangkan)
takkan mungkin ku biarkan cinta kita berakhir

ku tak rela, ku tak ingin kau lepaskan semua
ikatan tali cinta yang tlah kita buat selama ini

aku di sini selalu menanti
ku takkan letih menunggumu
aku di sini (aku di sini) selalu menanti (selalu menanti)
ku takkan letih menunggumu (menunggumu)

- Vierra -

Sabtu, 18 Juni 2011

Sikap kita menentukan segalanya ...

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.54 0 komentar
Beberapa minggu yang lalu, saat aku melakukan kontrol gigi rutin ke RSAL, aku sedang menanti di ruang tunggu rumah sakit . ketika aku membaca sebuah puisi yang dimuat di sebuah majalah.
aku percaya, bahwa secara keseluruhan puisi ini merangkum peranan kita dalam mencapai masa depan yang sukses.

SIKAP
Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Jumat, 03 Juni 2011

Kalau Rasa Ingin Tahu itu TAK ADA ?

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.41 0 komentar

Segala derap hati ungkapan perasaan yang diciptakan Tuhan untuk makhluknya pasti ada alasan dan tujuannya. Begitu pula dengan rasa ingin tahu.

Saat aku masih duduk di sekolah dasar, guruku memberi tahu bahwa rasa ingin tahu akan membuat kalian memiliki jiwa inovatif ekspresif dan cenderung kreatif. Namun sekarang, rasa ingin tahu itu malah membuat ku tersiksa.

Mengetahui apa yang sebenarnya bukan hal patut untuk aku ketahui malah membuat hatiku semakin tak karuan. Kadang rasa itu membuat dunia menjadi lebih baik, dan terkadang membuat dunia itu seperti kebalikannya, buruk.

Yap, aku merasakan hal yang buruk setelah rasa ingin tahu itu hinggap dalam pikiran ku. Aku tahu kalau aku salah telah melakukan hal itu. Namun kembali lagi, rasa itu yang menuntun aku agar melakukan hal itu. 

Sekarang aku hanya bisa tersenyum kecut melihat tulisan-tulisan itu. Dengan bibir kanan sedikit tertarik keatas dan mata terkesan sinis, aku membaca semua itu. Kesimpulan yang aku dapat adalah sebuah kata yang cukup yaaaahh, membuatku jengkel mangkel amburadul laaahh..

Endel kau ! sumpah, didepan terkesan manis penuh perhatian, tapi dibelakang , tenyata sama saja !
Tak ada bedanya dengan semua makhluk di bumi ini.

Kalau saja Tuhan tidak menciptakan rasa ingin tahu, aku tak akan seperti ini !!!

Rabu, 01 Juni 2011

Melipat Baju

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 20.09 0 komentar

Ini malam kamis. Aku pulang dengan perasaan kosong. Mata mengantuk, karena seharian Aku di luar. Masuk ke kamar dan bingung hendak melakukan apa. Menyalakan radio. Mengganti baju.

Kemudian terpikir untuk membuat teh. Siapa tahu setelah ini perasaanku lebih tenang. Melirik keranjang baju, lalu melihat beberapa tumpukan baju yang sedikit berantakan. Kaos yang tercampur dengan celana yang belum sempat di setrika.

Kemudian aku mulai melipat baju.

Aku suka pekerjaan melipat baju. Entah kenapa melipat mereka dengan setengah rapih. Mengaturnya kembali. Melihat warna-warna mereka. Membuat aku sedikit tenang. Sejujurnya tidak sepenuh juga begitu.

Aku ini baru ditinggal. Belum juga 2 hari aku ditinggal. Eh sudah kangen. Lalu aku ini sadar, kalau aku sungguh kepayahan meladeni rasa kangen. Mungkin ada kelenjar kangen berlebih di tubuhku.

Ada yang mau. Aku bagi deh. Supaya tidak berlebihan.

Terus-terusan melipat baju. Melihat warna-warna mereka di lemariku. Belum tenang juga. Aku berpikir, kalau saja rasa kangen itu dapat dilipat. Aku akan melipatnya dan meletakkannya di laci bagian bawah bersama kaos-kaos yang sudah usang.

Atau menumpuknya di bagian pakaian dalam bersama bra dan celana dalam yang kebanyakan berwarna hitam.

Kangen itu terkadang berwarna hitam.

Jumat, 27 Mei 2011

(bukan) Definisi Kemapanan ..

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 19.59 0 komentar
Entah harus merasa apa, menjalani kehidupan dewasa itu ternyata tidak segampang yang dipikirkan. Suatu hari saya pernah menulis di status facebook `pingin kembali ke masa SMA, ketika masalah kita hanya bagaimana supaya Matematika tidak dapat lima`. Seiring dengan jiwamu bertumbuh, saya memakai kata jiwa, karena pertumbuhan jiwa dengan usia terkadang tidak sinkron.

Ya, seiring dengan pertumbuhan jiwa yang kamu rasakan. Banyak tuntutan yang muncul dalam kehidupanmu. Tuntutan ini bisa berupa, macam-macam—antara lain sesuatu yang sangat populer di masyarakat disebut dengan kemapanan. Mengobrol dengan beberapa orang yang telah tiba pada usia-usia tertentu, mereka merasa perlu memperkaya diri mereka dengan materi tertentu sehingga mereka memang dianggap layak untuk menjadi manusia.

Sedangkan saya mengalami kebingungan dan sering sekali bertanya kepada diri saya sendiri, bahwa apa betul yang bernama kemapanan itu mesti harus berhubungan dengan materi. Sampai di sini saya tidak berani bertanya kepada diri saya lebih lanjut. Karena sisi hati saya berteriak bahwa, ia masih butuh materi.

Tapi bukan berarti sisi hati saya lainnya hanya diam saja. Diam-diam ia juga turut menyuarakan sesuatu yang ada di dalam. Yang mungkin selama ini terbangun dengan begitu kerasnya. Hampir dua tahun belakangan ini saya bergumul cukup keras dengan beberapa pilihan menyangkut kehidupan saya.

Lucunya, hampir semua teman-teman seumuran saya berpendapat bahwa memasuki usia dewasa sudah selayaknya dibuktikan dengan kemapanan. Dimana materi dalam hal ini begitu diangung-agungkan. Saya tidak munafik, sampai detik ini pun saya sendiri masih butuh uang. Saya hanya tidak setuju kalau mapan yang memang digembar-gemborkan itu adalah melulu soal materi.

Bagaimana kalau pertanyaannya di balik begini: sudahkah kamu mengerjakan passion-mu di usia mu?

Bukannya mau sok-sok memotivasi. Tapi apa betul mapan yang kamu ingin capai itu hanya berupa materi saja. Bagaimana dengan mimpi? melakukan hal-hal yang kamu betul-betul suka—berkhayal untuk menjadi sesuatu, lalu mulai berangsur-angsur menjadi seperti yang kamu hayalkan.

Melakukan passion-mu secara sungguh-sungguh terkadang membuatmu lupa kepada kemapanan yang hanya bersifat materi. Bermimpi lalu mengerjakan mimpimu, merajutnya dalam diam tanpa seorang pun tahu, membuatmu semakin ulet di dalam. Dan hasilnya tidak kelihatan di luar. Membangun rumah besarmu melalui denah kecil, dengan tumpukan batu bata dan tanah yang kelihatannya berantakan, tidak lantas segera membawamu mendapatkan rumah mewah.

Kemapanan sesungguhnya adalah bukan apa yang kelihatan di luar. Tetapi membangun keyakinan yang cukup tangguh di dalam dirimu, untuk percaya bahwa kelak kamu akan besar karena mimpimu.

Hanya ada dua hal besar yang ingin saya kerjakan di dalam hidup, sebutlah ini passion saya:   writing dan become a teacher.

Saya jatuh cinta dengan mereka.

Kelak saya akan besar di sini. Semoga kalau waktu itu tiba, saya tetap sederhana. Semoga saya mampu mengingat bahwa ada masa-masa menangis panjang yang saya hadapi seorang diri dan tidak ada seorangpun yang tahu.

Sebutlah ini bukan definisi kemapanan. Kemapanan yang dibangun dari dalam akan lebih baik ketimbang apa yang kelihatan dari luar. Dan biasanya, harganya lebih mahal dari materi apapun—berapapun jumlahnya.

Kamis, 26 Mei 2011

Quote dari Spongebob `celana kotak`

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 21.17 0 komentar
Akhir-akhir ini aku sering sekali melihat spongebob squarepants ,, yaaahh .. karena aku gak punya kesibukan lain .. maklum laa .. aku anak rumahan dan gak tau mau melakukan apa selama liburan minggu tenang . so , spongebob bisa jadi pilihan saat aku lagi jenuh ..

Banyak orang yang melihat spongebob cuma karena tingkahnya yang aneh dan lucu , tapi tidak semua orang yang bisa memetik setiap kata-kata yang memiliki makna dalam episode spongebob .

Naaahhh ,, ini sedikit quote yang bisa aku petik dari spongebob dan kawan-kawannya ..
cekidott ..

1. Patrick : Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku memilih jadi bodoh lagi!!!
2. Spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi?
Patrick : menunggumu kembali..
 3. Patrick : kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali .
 4. Patrick : Tak apa kawan..aku mungkin hanya bintang laut yang jelek .lebih baik aku pergi dari bikini bottom . ini, ambil saja barang2ku . tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan .
 5. Patrick berteriak : “AKU JELEK DAN AKU BANGGA!!!”
 6. Spongebob : Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bkn rahasia lagi.
 7. Patrick : Pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat .
 8. Patrick : “TEMAN ADALAH KEKUATAN”
 9.Patrick : hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu .
 10. Spongebob : Seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari .
 11.Spongebob : Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas .
 12. Patrick : Spongebob? Psssttttttt,Spongebob?? Pssssssssssssst. Saya mau mengatakan sesesuatu, sesuatu yg sangat penting !!
Spongebob : APA??
Patrick : Hai
13. Squidward : Kalau kita bisa lakukan besok , kenapa harus lakukan sekarang ?
14. Shandy : Rumah adalah saat kau dikelilingi orang-orang yang menyayangimu
15. Patrick : kalau kau ingin sesuatu yang menyenangkan , kau tau dimana aku .
16. Shandy : Semua makhluk hebat dalam 1 hal saja .
17. Shandy : Pakaian berperan besar untuk pemakainya .
18. Patrick : Kau tak perlu memberi apa-apa untuk lagi, karena kau adalah teman terbaikku .
19. Patrick : Aki benci Konflik !
20. Patrick : Saat kau punya uang, kau akan menghamburkannya . kau harus punya rencana lebih dulu .
21. Spongebob : Berbohog dan terus berbohong itu salah .
22. Spongebob : Kau adalah dirimu sendiri .
23. Plankton : Walau aku kelihatan lumayan, tapi tak enutupi keburukan ku didalam .

Tuuuuuuhhhh kaaaannn ,, apa aku bilang ..
banyak kata-kata yang bisa dijadikan panutan dalam setiap episode spongebob ..
kita harusnya tak hanya melihat satu kemasan program hanya dari luarnya , tapi setiap progran memiliki nilai edukasi yang tinggi ..

Jadi , walaupun usia kita sudah bukan anak-anak lagi kita tetap bisa melihat spongebob ,, namun lihatlah lebih dekatt ..
bukan sekedar melihat tertawa dan merasa enjoy , coba deh telaah kata-kata yang diucapin setiap karakternya ..
disana kita akan mendapatkan sesuatu yang lain dalam sebuah kartun konyoll ..

Sabtu, 21 Mei 2011

Pacar dan Prioritas

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 23.32 0 komentar
Dalam hidup ini kita selalu dihadapkan pada prioritas . dimana pada prioritas itu kita dituntut untuk memilih mana yang didahulukan atau mana yang dinomorsatukan dalam prioritas tersebut . sebut saja keluarga , keluarga adalah prioritas utama dalam hidup . karena awal mula kita berada di dunia adalah dari keluarga . keluarga mau menerima kita dengan keadaan yang bagaimanapun apapun dan siapapun kita . mau tak mau keluarga adalah yang pertama . entah ada urusan apa yang jelas keluargalah yang diutamakan .
 
yang kedua adalah teman . dalam hidup kita pasti membutuhkan teman , untuk membantu segala masalah kita . mau masalah yang menyangkut kesenangan maupun kesedihan . teman ada saat kita membutuhkan atau tidak membutuhkannya . jadi , teman adalah prioritas kedua .

dan yang ketiga adalah pacar . pacar menjadi prioritas terakhir karena pacar berbeda fungsinya dengan teman dan keluarga . kalau dibanding dengan keluarga , pacar jauh lebih tidak ada keutamaannya . nah , kalau dibanding teman menurut ku masih rancu . aku sering sulit sekali membedakan mana yang lebih penting . walau yang paling benar adalah pacar prioritas ketiga .

apa yang terjadi dalam hidup ku akhir-akhir ini , entah mengapa aku ingin menjadi seorang teman untuk pacar ku . mungkin menjadi seorang teman bisa lebih meningkatkan level ku dalam prioritas . satu tingkat lebih tinggi dari seorang pacar . meski aku tau , teman tak ada perasaan spesial yang aku rasakan dengan pacar ku . tapi , menjadi seorang temannya mungkin akan lebih membahagiakan . aku akan lebih diperhatikan , karena menurutnya teman adalah segalanya . saat teman itu bersedih , dia ada disampingnya . saat teman itu butuh bantuannya , dia ada disampingnya . dan aku ingin seperti itu . aku ingin menjadi temannya .

aku gak terlalu berharap untuk menjadi prioritas utamanya , karena aku paham betul mau bagaimanapun keluarga nomor satu . itu sudah paten dan gak bisa diganggu gugat . aku juga menyadari dan sangat amat menjunjung tinggi keluarga ku . yang aku inginkan sekarang adalah menjadi teman , teman yang menjadi prioritas kedua dan setingkat diatas level pacar . tapi , aku masih belum bisa menghilangkan perasaan yang spesial lebih dari seorang teman . seorang teman itu ya teman , perasaannya biasa flat datar . bukan seperti pacar .

aku ingin jadi teman mu , aku ingin jadi prioritas kedua mu , aku ingin jadi seperti yang lainnya , tapi aku belum bisa ..

seandainya aku bisa menjadi seorang teman sekaligus pacar untuk mu , itu akan lebih menyenangkan . aku bisa menjadi prioritas kedua tanpa menghilangkan perasaan spesial itu dan aku akan selalu diperhatikan tanpa menjadi prioritas terakhir .

Jumat, 20 Mei 2011

Aku mengerti ..

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 19.36 0 komentar

jika kamu sibuk dengan pekerjaan mu ,
aku mengerti ..
jika kamu sibuk dengan urusan mu ,
aku mengerti ..
jika kamu tidak punya waktu untuk ku ,
aku mengerti ..
jika kamu suka perempuan lain ,
aku mengerti ..

namun ,,

jika suatu hari nanti aku lelah dengan mu ,
itulah saat giliran mu harus mengerti aku ..

Rabu, 18 Mei 2011

Aku hanyalah...

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 20.42 0 komentar
“Hari ini aku bertemu dengan lelaki tampan, dia mengajakku berkenalan. Ah, sepertinya aku jatuh cinta pada pendangan pertama dengannya.” Itu yang kamu katakan berkali-kali padaku. Senyum indah selalu merekah di bibirmu saat mengatakannya, menambah kecantikan di wajahmu. Aku hanya bisa tersenyum, turut bahagia. Bagaimana mungkin aku tidak bahagia melihat sahabatku sedang jatuh cinta? Meski dalam hati, aku tidak yakin dengan lelaki itu.

Setiap harinya senyummu makin merekah, tidak pernah pudar sedikitpun. Aku selalu melihatmu pergi dengan dandanan yang luar biasa cantik dan pulang dengan membawa barang-barang, entah mawar merah, cokelat atau boneka. Sepertinya lelaki tampan itu kini sudah berhasil memikatmu dan membuatmu sibuk hingga kamu tidak pernah cerita lagi tentang dia selama berminggu-minggu. Sungguh membuatku sedih dan entahlah, sedikit cemburu mungkin karena kamu melupakan sahabatmu ini...

***

Ada yang tidak beres denganmu saat kamu pulang hari ini. Senyum itu tidak lagi ada, rambutmu berantakan, matamu benar-benar sembab dan terdapat bercak darah di sekitar bibirmu. Yang paling mengenaskan, bajumu sobek dimana-mana. Hei, ada apa? Keadaanmu sungguh berantakan sekali. Apa yang dilakukan oleh lelaki itu? Tapi kamu tak kunjung menjawab runtutan pertanyaanku. Kamu hanya melirikku sekilas, kemudian menarikku ke dalam kamar.

Saat itu aku sempat berkata padaku, “Maaf, aku telah melupakanmu selama berbulan-bulan. Ternyata lelaki itu sampah. Dia merenggut semuanya dariku. Ya, semuanya. Keperawananku, harta bendaku, bahkan mungkin, hidupku. Maafkan aku, Teddy...”

Perasaanku tidak enak.

JANGAN! Aku mohon, jangan lakukan itu, Samara! Teriakku sekeras-kerasnya.

Terlambat.

Darah mengucur dari pergelangan tangan kirimu yang memegangku.

Sekeras apapun aku berteriak, aku tidak akan pernah bisa mencegahmu bunuh diri. Karena aku hanyalah sebuah boneka beruang...

Wanita itu kupanggil : IBUK

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.16 0 komentar
Aku mendapat satu berlian kehidupan.
Yang ada dengan kilau penentram hati.
Tak pudar, tak menjadi temaram oleh gelapnya dunia.

Ibuk, berlian kehidupanku.
Yang selalu menjaga langkahku, menuntunku mencari arti kehidupan.
Beliau membuatku tahu akan dunia.
Beliau telah menyemai benih dalam rahimnya hingga menjadi aku.
Beliau menjadikan aku juara hatinya ketika aku lahir.
Walau sendat, berat, keringat mengucur, beliau ikhlas.
Beliau hanya ingin aku menjadi anak yang baik.

Namun dengan seiring berjalannya waktu, usiaku bertambah.
Emosiku semakin tak karuan, hatiku terombang ambing.
Dengan lekas jiwa ini menjadi labil, membuat setiap syaraf di otakku melesat tak teratur.
Kata "ah" dan "ck" pun kadang, bahkan sering terlontar didepannya.
Hatinya perih, namun ketabahan tetap digenggamnya.
Beliau tahu, beliau mengerti aku dalam kelabilan, ketidakstabilan yang ekstra.
Beliau tetap tegar menuntunku menata semua, mencari arti kehidupan.
Hingga membuatku tahu akan dunia.

Ibuk, Ibuk, Ibuk.
Manusia ini mengharap maaf darimu, Ibuk.
Manusia ini menghaturkan berjuta terimakasih padamu, Ibuk.
Manusia ini ingin namanya tetap kau ucap dalam doamu, Ibuk.
Manusia ini akan tetap merindukan senyum indahmu, Ibuk.
Manusia ini tetap ingin engkau menjadi wanita sempurna di hidupnya, menjadi berlian kehidupannya, menjadi air di tengah terik hatinya.
Manusia ini tahu, seribu kata penghormatan pun tak cukup menggantikan semua sakit, teluran keringat, dan tetesan air matamu, Ibuk.

Entah 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun lagi aku menjadi apa.
Namun cintaku takkan pudar untukmu, Ibuk.

Wejangan , buat kamu-kamu yg abis curhat ke aku .. hha

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.48 0 komentar
Kita para cewek, pasti ga pernah lepas dari suatu masalah.
Entah itu masalah keluarga, keuangan, cinta, ataupun sahabat.
Tapi yang pasti, dari semua itu yang paling sering jadi masalah kita adalah COWOK.
Bukan begitu?

Aku lihat orang-orang terdekatku sedang dipusingkan oleh makhluk ciptaan Allah yang satu ini.
Dan rata-rata, masalahnya ga jauh berbeda.
Cowok yang disayang, udah deket sama cewek lain, atau bahkan ninggalin kita.
Meskipun cowok itu bukan pacar kita atau sekedar mantan kita, tapi pasti SAKIT BANGET ngeliat dia gandengan, jalan, ketawa ketiwi atau ber-love you-love you-an ria sama cewek lain.
Bener kan? Ga usah munafik deh, pasti kita bakal nangis bombay dan jurus curhat bakal dikeluarkan.
Dan ga sedikit dari kita yang mencari apa kesalahan kita, apa kekurangan kita.

Hello girls..
Coba buka mata hati kalian deh!
Coba kalian berdiri di depan kaca dan teliti diri kalian!
Kita masih punya wajah yang dilengkapi mata, hidung, mulut, dan telinga.
Kita masih punya tangan dan kaki yang bekerja secara baik.
Lalu kesalahan yang kita buat juga pasti hal wajar, karena kita itu manusia.
Dan manusia ga ada yang SEMPURNA.

Coba kalian pikir lagi.
Kita sayang sama seorang cowok dan rela ngelakuin hal apapun demi cowok itu, tapi apa dia juga sayang sama kita dan bakal ngelakuin hal yang sama seperti yang kita lakuin?
Kita jatuhin air mata kita buat cowok yang udah nyakitin kita, tapi apa dia pernah ada buat ngehapus air mata kita? Apa dia juga bakal jatuhin air matanya buat kita?
Kita setiap saat setiap waktu mikirin cowok itu, tapi apa dia juga mikirin kita? Pernah ga kalian mikir kalo mungkin aja dia lagi seneng-seneng sama cewek lain di luat sana?
Ah ga ada gunanya kita ngelakuin hal itu, karna itu cuma menghabiskan tenaga dan waktu kita!

Wake up Baby, wake up..
Sebenernya ga ada yang salah dan kurang dari kita. Kita punya keistimewaan masing-masing.
Lagipula cowok di dunia ini ga cuma 1, 2 atau 3, tapi ada berjuta-juta dan cowok di dunia ini ga semuanya brengsek.
Pasti ada satu cowok yang jauh lebih pantes mendapatkan cinta kita daripada cowok-cowok yang udah nyakitin kita.
Pasti ada satu cowok yang mau nerima kita apa adanya, bukan ada apanya.
Pasti ada satu cowok yang sayang dan menghargai kita seperti dia sayang dan menghargai ibuk serta keluarganya.
Pasti ada satu cowok yang ga akan tega bikin kita nangis sedikitpun, kecuali itu nangis bahagia.
Intinya, pasti ada satu cowok yang TERBAIK buat hidup kita.

Asal kalian tahu, kita itu terlalu berharga buat nangisin cowok-cowok yang belum tentu mikirin perasaan kita.
Hidup kita masih panjang, hidup kita ga akan mati kalo satu cowok ninggalin kita.
Coba lihat kanan, lihat kiri, masih banyak orang yang sayang dan perhatian sama kita.
Jangan sia-siain hidup kita cuma buat satu orang cowok yang udah nyakitin kita.
Percaya deh, Allah udah nyiapin satu rancangan terbaik buat kita dan satu cowok paling baik buat kita. Jadi ga perlu takut kehabisan :p

Dan sebelum waktunya Allah ngasih cowok itu, mending kita have fun sama keluarga dan teman-teman kita.
Cari hal yang berguna buat nyenengin diri kita dan buat hidup kita lebih bermakna :)

Selasa, 17 Mei 2011

Sahabatku adalah Aku

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 16.03 0 komentar
Aku punya seorang sahabat.
Dia selalu mengerti apa yang aku rasakan dan pikirkan, tanpa bertanya, "Kamu kenapa?" atau "Kamu nggak pa-pa?".
Dia selalu mendengarkan keluh kesahku yang itu-itu saja tanpa merasa bosan.
Dia selalu menemani aku disaat aku merasa kesepian di dalam keramaian.
Dia selalu ada kapanpun dan dimanapun saat aku merasa bersedih.
Dia selalu meredakan emosiku dan menyuruhku bersabar disaat aku sedang 'marah' karena ejekan orang lain.
Dan yang terpenting... Dia tak pernah sekalipun bicara kasar denganku.
Dia tak pernah menertawakan atau mengejekku disaat aku dalam keadaan buruk sekalipun.
Dia menghargai aku.
Ya, dia adalah sahabat terbaikku.

Dia adalah aku.

Minggu, 08 Mei 2011

Aku Ingin Pulang

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 01.43 0 komentar
Kemanapun aku pergi
Bayang bayangmu mengejar
Bersembunyi dimanapun
S'lalu engkau temukan
Aku merasa letih dan ingin sendiri

Ku tanya pada siapa
Tak ada yang menjawab
Sebab semua peristiwa
Hanya di rongga dada
Pergulatan yang panjang dalam kesunyian

Aku mencari jawaban di laut
Ku sadari langkah menyusuri pantai
Aku merasa mendengar suara
Menutupi jalan
Menghentikan petualangan
Du du du

Kemanapun aku pergi
Selalu ku bawa bawa
Perasaan yang bersalah datang menghantuiku
Masih mungkinkah pintumu ku buka
Dengan kunci yang pernah kupatahkan
Lihatlah aku terkapar dan luka
Dengarkanlah jeritan dari dalam jiwa

Aku ingin pulang uhuu
Aku harus pulang uhuu
Aku ingin pulang uhuu
Aku harus pulang uhuu
Aku harus pulang

Untittled

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 00.33 0 komentar
Orang-orang sedang bergembira
merayakan hari libur yang indah
bersama keluarga,
dan engkau seolah terpisah
dalam duniamu sendiri,
...dan bertanya-tanya untuk apa
engkau ada dalam hidup ini.

Tapi engkau tak sendiri.

Banyak sekali jiwa baik yang bingung
mengenai untuk apa kehidupan ini,
dan mengapa harus diarungi
melalui kesulitan dan sakit hati.

Sabarlah,
dan manjakanlah dirimu kepada Tuhan.

Dia sangat mencitaimu.

Sabtu, 07 Mei 2011

Hanya Sebuah Guratan (Anak Perempuan dan Ayah)

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 20.45 0 komentar
Mengingat segala cerita yang pernah dilalui bersama Bapak. Selama 20 tahun saya hidup, saya telah banyak belajar dari Bapak. Bapak yang selalu menjadi sosok pria-idaman saya di masa datang kelak. Bapak saya sama rupanya dengan kebanyakan bapak-bapak di luar sana. Berkumis, dengan rambut beruban, badan tegap dan sedikit bermasalah dengan kolestrolnya. Kalau dibilang Bapak saya orang yang jadul, memang benar. Beliau sudah berkepala 6 sekarang dan saya masih belum pas menginjak 20 tahun.

Orang banyak melihat Bapak sebagai orang yang disegani, serius dan tegas dalam mendidik keluarga tapi sebenarnya Bapak orang yang lembut, romantis dan kadang suka usil. Bapak selalu mendidik dengan cara yang disiplin, tidak banyak bicara, dan membiarkan anak gadisnya mandiri (walaupun sebenarnya Ibu tahu bahwa saya anak yang sangat teledor). Kadang saya suka cemberut melihat tingkah Bapak yang selalu terkesan kaku, tapi saat jalan berdua saja dengannya (ini kejadian langka dalam hidup saya) beliau seperti anak muda yang masih senang akan tantangan. Beliau mengajarkan saya cara menikmati secangkir teh hangat, beliau juga mengajarkan (secara tidak langsung, mengajak) memasak, mengajarkan cara berpikir kritis, menikmati hidup dan cara melihat hidup dengan cara sederhana.

Di usianya yang sudah pensiun banyak hal yang masih diperjuangkannya termasuk masalah financial keluarga yang masih dipikir keras olehnya, tujuannya jelas, membawa saya hingga tamat dari bangku perkuliahan lalu berangan menikmati hidupnya bersama Tuhan dan alam. Itu tujuannya untuk 3 tahun ke depan ini. Harus berjuang keras di usia senjanya demi menopang kebutuhan saya yang notabene untuk seorang anak perempuan yang memilih kuliah daripada bekerja. Beberapa tahun belakangan ini, saya telah berani mengungkapkan rasa cinta saya kepada sang Bapak. Sekali-kali terkesan agak romantis agar hatinya sedikit luluh dan berharap rambut di kepalanya tidak menjadi putih semua 27 Desember lalu saat Bapak telah menginjak usia 62 tahun, saya hanya bisa mengucapkannya “Selamat Ulang Tahun” secara langsung dan memberikannya kue bertuliskan angka 26 (biar tetap terlihat anak muda). Saya harap semua keinginan Bapak, 3 tahun lagi beliau dapat menikmati usia senjanya dengan bebas. Menikmati pagi hangat di hutan bersama kicau burung dan memancing setiap hari. Semoga semua segera terwujud.

Jumat, 06 Mei 2011

Ketika wanita ,,

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 19.16 0 komentar
Ketika wanita marah bukan berarti dia pemarah ,
melainkan hatinya telah dilukai .
Ketika wanita itu cuek bukan berarti dia sombong ,
melainkan dia sedang menahan luka .
Ketika wanita itu sedih bukan berarti dia lemah ,
melainkan dia sedang kecewa .

Bukan berarti CENGENG ataupun LEMAH ,
tapi wanita punya hati yang ingin dimengerti .
 

A Piece of Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review