Sabtu, 31 Januari 2015

Day #2 Katakan Padanya, Owi.

Diposting oleh Unknown di 16.23 0 komentar
31 Januari 2015
Pertemuan ini berbeda seperti pertemuan sebelumnya. Kali ini menyisakan kekecewaan di hatiku. Aku masih enggan bercerita. Tapi aku benar-benar kecewa.
Memasuki kamar, kulepas dan kuhempaskan begitu saja kerudungku. Terduduk aku di atas kasur. Kemudian tanpa sengaja mataku menatap nanar ke arah pojok meja belajar. Kemudian tersenyum kecut.
Ada sebuah boneka di dalam kotak. Bertuliskan namaku lengkap dengan title yang baru kudapat. Boneka itu bernama Owi. Iya, kunamakan Owi, singkatan dari bOneka WIsuda. Baru kali ini aku memberi nama pada sebuah boneka. Owi boneka istimewa. Ku dapat Owi dari seseorang sebagai kado wisudaku. Owi, boneka dari seseorang baru membuat hatiku sedikit kecewa.
Owi..
Kamu berhasil membuatku tersenyum,
bahkan sebelum melihatmu secara langsung.
Kamu berhasil membuatku jatuh cinta,
seperti mendapat sebuah doa yang dikabulkan.
Kamu berhasil membuatku menjadi seseorang yang istimewa,
disaat aku merasa bukan siapa-siapa.
Terima kasih, owi.
Kamu membahagiakan ku.
Owi..
Katakan pada pemilikmu dulu. Bahwa aku sedikit kecewa dengannya malam ini. Tapi tak sedikitpun rasa sayangku berkurang kepadanya.

Kamis, 29 Januari 2015

Surat Cinta Untuk Tuhan

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 12.15 0 komentar

#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-1


Jumat, 30 Januari 2015

Assalamualaikum.
Hari ini adalah hari pertama dimana event #30HariMenulisSuratCinta diadakan. Hari pertama kali pula aku menulis sebuah surat cinta. Dan memang yang pertama ku cintai adalah Allah. Sang Maha Pencipta alam semesta beserta isi dan segala permasalahannya.

Ya Allah, aku tau bahwa tanpa surat ini Allah tetap akan bisa mendengar segala ucapan pun doa yang ku panjatkan. Namun ijinkanlah aku untuk menulis surat betapa bersyukurnya aku atas karunia yang telah Kau beri selama ini.

Ya Allah, tiada satu haripun aku lewatkan tanpa bersyukur kepada-Mu. Meskipun sekarang aku sedang berada di titik terberat dalam hidupku. Aku tak pernah menganggup-Mu tak adil. Tak pernah menganggap-Mu memberi cobaan kepada hidupku. Dan tak pernah menganggap-Mu tak mengulurkan pertolongan-Mu.

Ya Allah, aku tau bahwa setiap apa yang Engkau ciptakan dan apa yang Engkau berikan selalu ada tujuan pun manfaatnya. Seperti sekarang ini, Engkau telah memberiku sebuah kekuatan besar, kekuatan yang aku sendiri tidak sadar bahwa bisa mengangkatnya. 

Ya Allah, terima kasih telah ada disisiku. Dari aku pertama kali menangis di dunia ini, hingga aku dapat mengetik surat ini.
Ya Allah, terima kasih telah memberiku sebuah keluarga yang hangat, penuh kasih sayang serta perhatian di dalamnya. Kalaupun aku bisa dilahirkan kembali, aku tetap akan memilih keluarga ini yang akan menemani hidupku.
Ya Allah, terima kasih telah menciptakan sepasang manusia yang sungguh luar biasa. Dengan raga yang kuat dan jiwa yang sehat. Beliau adalah kedua orangtuaku. Dengan umur mereka yang tidak lagi muda, beliau masih sangat kuat untuk mendampingi segala keterbatasanku ini.
Ya Allah, terima kasih telah memberiku dua orang kakak yang senantiasa membuatku bahagia dan melengkapi kehangatan dalam keluargaku.
Ya Allah, terima kasih telah mempertemukan aku dengan orang-orang yang ada di sekelilingku. Entah itu kawan ataupun (yang menganggapku) lawan, aku percaya bahwa mereka punya porsinya masing-masing dalam mengisi hari-hariku.
Ya Allah, terima kasih engkau telah mengijinkanku merasakan adanya cinta (kembali). Mempertemukanku dengan seseorang hebat yang bisa membuatku jatuh cinta lagi dan membuatku tersenyum setiap hari.
Ya Allah, terima kasih telah memberiku masalah. Masalah yang harus selalu aku lewati dengan atau tanpa beban di dalamnya. Masalah yang akan membuatku semakin dewasa, kuat, dan mengajarkan bagaimana hidup itu seharusnya berlangsung.
Ya Allah, terima kasih telah membuatku kuat saat aku menerima kegagalan. Membuatku tetap berdiri tegak saat aku dikucilkan. Membuatku tetap tersenyum saat aku dirundung duka. Dan  membuatku percaya akan masa depan saat aku merasa tidak punya harapan.
Ya Allah, yang aku minta dari-Mu hanya satu. Berikanlah kebahagiaan untuk orang-orang di sekelilingku. Karena dengan melihat senyum kebahagiaan dari mereka adalah hal yang paling `melegakan`dalam hidupku.
Ya Allah, surat yang kutulis dengan tulus ini semata-mata hanya ku persembahkan pada-Mu. Semoga Allah suka akan tulisan surat cinta pertama ini dan simpan baik-baik suratku ini. Kalau-kalau Allah kangen, baca lagi dan lagi. Agar Allah ingat bahwa ada hamba-Mu di bawah sini yang selalu menganggap-Mu ada dan selalu merindukan-Mu...

Sincerely,
Yang selalu mencintai-Mu dan mencintai ciptaan-Mu.

Minggu, 25 Januari 2015

Pertemuan

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.30 0 komentar

Suatu ketika pertemuan di hari pertama tidak akan dilupakan. Penting sekali mengenal detail pertemuan pertama. Penting sekali membaui kamu untuk pertama kalinya. Penting sekali menangkap mata teduhmu untuk pertama kalinya. Memasuki pertemuan saya senang mengakui bahwa keyakinan saya benar, perpisahan akan membawamu kepada pertemuan selanjutnya.

Dan memasuki pertemuan yang sekarang, saya bersyukur bahwa pernah ada perpisahan yang terakhir.

Apa yang akan kamu catat ketika pertemuan pertama. Saya mencatat banyak, bau, senyum, hangat telapak tangan, salam pertama kali, dan mata teduhmu. Mata teduh yang berbinar ketika senang. Persis seperti saya.

Ketika senang, ketika sedih, mata saya punya binarnya sendiri. Dan jika peka, banyak orang hanya akan mengenal saya dari binar mata saya. Absurd memang. Tapi bagi saya mata tidak pernah bohong.

Jika mau jujur saya ingin mengatakan bahwa kamu punya mata yang kecil namun indah. Meneduhkan. Seperti kolam bening yang dipenuhi dengan banyak pohon rindang. Saya bisa pergi kesana jika ingin melamun.


Sabtu, 24 Januari 2015

Smile :)

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 17.27 0 komentar
abaikan pipi tebel saya -.-!
"Did you know?
When you laugh or smile,
it triggers part of your brain that actually makes you happy.
SO SMILE!"
(Happy Monster)

Minggu, 26 Februari 2012

Tidak Ada Rumput Tetangga Yang Lebih Hijau

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 01.49 0 komentar


Akhir-akhir ini saya sedang terlibat dengan sebuah pemikiran tentang: “rumput tetangga lebih hijau daripada rumputmu sendiri.” Segala sesuatu tentang orang lain lebih sempurna. Karir mereka lebih bagus. Uang mereka lebih banyak. Tubuh mereka lebih langsing. Mereka lebih fashionable. Kulit mereka lebih bagus. Sebutlah mereka sempurna.

Rumput yang ada di halaman mereka lebih hijau. Dan rumputmu jauh lebih kering. Kusam. Dan semacam hampir mati. Kamu kelabakan, kamu merasa perlu menyiram rumputmu lebih sering. Atau diberi pupuk. Semacam ada perasaan tidak nyaman. Kamu merasa insecure. Kamu merasa bahwa segala sesuatu yang kamu miliki pada saat ini hanya kurang.

Lalu kamu mulai berpikir bahwa kamu ingin memiliki kehidupan orang itu. Karena itu akan membuatmu sempurna.

Jadi sempurna itu apa?

Saya tidak pandai membuat definisi. Silakan kamu cari saja sendiri. Tapi bagi saya kondisi sempurna adalah ketika kamu sedang tidak sempurna. Kamu paling sempurna ketika kamu membuat kesalahan. Lalu saya ingin membuat kesalahan dengan kata “rumput” itu tadi. Berbicara tentang apa yang menjadi panggilanmu dan bukan panggilan orang lain. Dan ini adalah hal yang lebih dalam. Hanya hatimu yang tahu. Ini juga berbicara tentang bagaimana kamu menjalani panggilan hidup kamu dengan segala ketidaksempurnaannya. Dan bangga dengan hal tersebut.

And the next question is what’s your calling?

Bagian yang ini silakan tanya kepada dirimu sendiri.

Tidak ada rumput tetangga yang lebih hijau. Jangan pernah salahkan rumput tetangga. Karena mungkin selama ini yang tetanggamu lakukan adalah ia merasa terganggu juga dengan rumputmu yang lebih hijau.

Marilyn Monroe adalah orang yang paling sempurna ketika dia mengerjakan panggilannya semasa ia hidup—yang menurutmu mungkin tidak sempurna.

“Imperfection is beauty.”- Marilyn Monroe

Sabtu, 18 Februari 2012

My Future Husband

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 18.21 0 komentar




To: My Future Husband

Hello, good morning.. How are you today? Great?
I may don't know who you are and where you are, but I just want to make sure that you will never give up to find me.
Because I'll be waiting for you here.
I love you :)

From: Your Future Wife

***

Message Sent...

NOT BEAUTIFUL NOT FRAMBOESIA

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 06.07 0 komentar

NOT BEAUTIFUL NOT FRAMBOESIA
Quote itu aku dapat dari seorang teman laki-laki yang menurutku pas untuk aku. Ya, not beutiful not framboesia a.k.a tak cantik tak masalah a.k.a gak ayu gak pateken, aku banget ! memangnya dengan kecantikan kita bisa mendapat segalanya ? jawabannya pasti GAK .
Pernah aku membaca quote dari teman ku yang sekaligus bisa menjadi motivator ku,,
Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu, dan tidak pula melihat (menilai) kebagusan wajahmu, tetapi Allah  melihat (menilai) keikhlasan hatimu .
So, kenapa kita terus berusaha untuk tampil cantik ? bukankah Allah tidak menilai itu ? apa karena ingin mendapat pujian dari kaum adam . entahlah ..
Akhir-akhir ini aku sering melihat cewek-cewek ababil (abg labil, red) yang sudah mengerti tentang tata cara ber.make-up ria . dengan umur yang masih belasan mereka sudah bisa memakai maskara dan melentikkan bulu matanya . woooo ,, aku rasa aku perlu untuk berguru pada mereka. Aku sama sekali awam tentang hal begituan . sempat aku ingin mencoba, tapi aku pikir lagi. Untuk sekarang buat apa aku pake benda itu ? bukankah aku masih anak kuliahan ?
Nah, kalau di kampus ku yang memakai riasan itu kebanyakan mahasiswi senior. Ehmm, mungkin itu karena tuntutan mata kuliah. Ada salah satu mata kuliah yang mengharuskan mahasiswinya memakai dandanan seperti lipstik, maskara, dan apalah itu aku tak tau. Tapi, kenapa aku melihatnya mbak-mbak itu terkesan berlebihan atau bahasa kasarnya menor ? ich, ini di kampus mbak .. ngapain semenor itu ? ngampus tu mau cari ilmu ato mau pamer wajah sih ? kalau sekedar ke kampus, harus ya pake bedak setebal itu ?
aku mikir, untuk mendapatkan dandanan seperti itu dibutuhkan budget serta waktu khusus . bedak yang sedemikian tebal itu pastilah di beli dengan uang. Kalau bisa beli sendiri sih , itu terserah ya . tapi kalau masih minta orang tua, apa gak kasihan mbak ? lalu, untuk pergi ke kampus, gak mungkin hanya dengan waktu 5 menit bisa langsung jadi tuh dempulan? ia kalo aku, cuma 5 menit langsung wuss berangkat .
Belum lagi uang untuk membeli baju-baju yang up to date serta accesoris penambah kecentilan, nambah lagi tu budget.. uang mu banyak sekali sih ? emang duit jajan cukup ya buat menuhin kebutuhan mu itu ? atau ada suntikan dana dari pihak lain ? pacar mungkin ?! pacar mu iku saknoe se mbak .. hha
Aku ingat betul perkataan dosen ku tentang dandanan mahasiswi sekarang , “mereka itu ke kampus bukan menjadi seorang mahasiswi tapi terlihat seperti ayam”. Whatt ???? ayam ???? istilah apalagi itu ?! dasar bego kau retnoo .. hha, tapi sekarang aku tau. Seorang dosen bisa berkata seperti itu, berarti ya sudah lebai dandanan mu itu mbak-mbak senior.. wkwkwk kasiaann .. sudah susah beli baju + pernak perniknya dan dengan bedak serta antek-anteknya cuma mendapat kata `ayam` dari pak dosen. gak eman tah mbak ?
Pergi kuliah tanpa benda itu sama sekali gak ada masalah . walaupun dengan dandanan sekedarnya, dari rumah memakai bedak yang kalo udah nyampe kampus bedak itu hilang entah kemana dan sedikit pelembab bibir untuk menyehatkan bibir ku yang pecah-pecah. aku masih tetap bisa eksis kok dikampus . tak perlulah yang berlebihan .
Aku nulis postingan ini bukan karena iri loh ya, idihh buat apa iri sama hal yang buang waktu plus buang duit ? Cuma sedikit kritikan buat kalian yang dandan menor ke tepat kuliah. Menurut ku, kalian terlalu menjunjung isilah cantik atau keren tanpa melihat itu pas atau itu memiliki manfaat bagi diri kalian. Tanpa istilah catik atau keren, kalian masi tetep bisa eksis kok. Serius, sebenarnya tanpa menggunakan hal-hal seperti itu kalian sudah cantik .
Ada satu qoute lagi, yaitu ..
Perempuan selalu merasa jelek dan pria selalu merasa tampan
Mungkin itu kali yaa, yang membuat para wanita sering dandan. Karena mereka sering merasa jelek. Coba deh telaah kata-kata patrick aku jelek dan aku bangga ! kata itu yang akan membuat kalian selalu merasa percaya diri dengan apa yang telah diberikan Allah . bersyukur itu ajaib, dengan kata itu kalian bisa merasa cantik dan pecaya diri tanpa mengenakan perhiasan duniawi itu.

Tuhan itu Baik

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.51 0 komentar
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum kita menemukan orang yang tepat, sehingga ketika pada akhirnya kita menemukan orang yang tepat tersebut, kita akan tahu bagaimana cara untuk bersyukur kepada-Nya :)
-Retno-

Selasa, 02 Agustus 2011

Better Or Worst I Will Be There For You

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.11 0 komentar

Disampingmu
Temani dirimu
Demi cintanya
Serahkan jiwaku
Meski tiada banyak waktu
Tersisa untuk cinta
Tetap aku ..

Love U , baby I do
I never find someone like U
I love U yess I still do
Better or worst I will be there
Yess I'll be there for U

Tak perlu kau ragu
Kumelupakanmu
Meski tiada banyak waktu
Tersisa untuk cinta
Tetap aku ..

Love U , baby I do
I never find someone like U
I love U yess I still do
Better or worst I will be there
Yess I'll be there for U

Disini ku memelukmu
Hingga tiba akhir masa
Menjemputmu ..

Afgan - I.L.U

Kamis, 28 Juli 2011

Tentang `BEHEL`

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.05 0 komentar

Ada yg berpikir bhwa seseorang yg memakai kawat gigi atau yg sering dsebut behel itu dpt menumbuhkan rasa percaya diri . Sehingga bnyak orang yg setelah memakai behel akn memperlihatkan giginya stiap tersenyum , berbicara , dn bergaya dlm foto . Namun , sebetulnya mereka yg tiap kali kesempatan slalu memperlihatkan benda yg menempel di giginya itu bkn semata-mata utk memamerkannya .

Menurut saya , yg telah 5 bln memakai behel , memperlihatkan gigi karena memang behel itu secara tdk sengaja akn terlihat . dan ad sbagian org yg beranggapan bhwa senyuman org ber.behel selalu menunjukkan behel.x semata - mata untuk pamer , itu salah besar . kalau mnurut anda org yg memakai behel itu akn bangga skali dgn behel.x itu sangat amat salah .

Saya akn memberi tahu buat anda2 skalian yg menganggap seperti itu , ini nih perderitaan org berbehel yg seharusnya tk pntas utk dbanggakan .

1. Saat akn memakai behel , dokter akn mengecek kesehatan gigi . Apa sdh bersih dr karang gigi , lalu gigi yang bolong hrs segera dtambal , dan kalo memang mau giginya rapi dgn sempurna prlu dlakukan pencabutan 1 , 2 ato bhkan 4 gigi sblm pemasangan behel . Dan itu dperlukan wktu yg lama dn prlu bolak - balik k dokter . Bolak - balik k dokter itu MEMAKAN WAKTU TENAGA DAN BIAYA .
2. Stlah gigi benar2 sehat dn pemasangan akn dimulai , siapkan uang utk biaya pemasangan bracket behel beserta antek2.x (ex: karet behel dn biaya kontrol) . Biaya itu tdk murah . Butuh JUTAAN bwt pasang behel .
3. Sesaat stlh pemasangan , gigi dn mulut akn mulai beradaptasi . Biasanya akn mrasakan ngilu d gigi dn sariawan d dinding mulut . Itu proses adaptasi yg cukup MENYAKITKAN .
4. Saat wktunya makan tiba , org yg memakai behel akn kesulitan mengunyah makanan , shingga trkesan pilih2 mkanan ato mengurangi porsi makanan.x krn saat makan itu memang MEREPOTKAN . dn setelah makan akan kebingungan mencari air utk berkumur ato tusuk gigi utk makanan yg nyangkut d behel .
5. Makanan harus selalu diprhatikan tingkat kekerasan dan kekenyalan yg dpt merusak behel . Makanan seperti kripik , coklat , donat , pentol , dll dwajibkan dipotong2 trlebih dhulu sblm msuk kdlm mulut . Sangat amat diharamkan untk MENGGIGIT MAKANAN .
6. Saat malam dtg , gigi yg baru dpasang behel , akan terasa ngilu karena aktifitas suda berhenti dn hanya merasakan rasa sakit itu . Sehingga , tidur jadi TIDAK NYENYAK .
7. Satu bulan setelah pemasangan , wktunya kontrol , memerlukan UANG utk biaya dokter dn utk penggantian karet behel ato nama bekennya 'karet warna-warni' . Setelah kontrol , gigi akn terasa NGILU LAGI . uang dn rasa sakit itu akn terasa berulang-ulang setelah selesai kontrol yg dlakukan rutin stiap 1 bln skali .
8. Saat akan berbicara , trkadang kata2 yg diucapkan akn terasa SULIT dan TIDAK JELAS krn behel yg menganggu mulut utk menguraikan kata2 .
9. Saat tersenyum biasa , behel akn menyembul dn terkesan PAMER SENYUM utk memperlihatkan behel itu , pdhl senyum yg tak memperlihatkan gigi akn terkesan MAKSA ato seperti senyumnya orang sinis dn org memakai behel itu akn terlihat jelek dgn senyum seperti itu .
10. Dibutuhkan wktu minimal 2 th untuk mendapatkan gigi yg rapi seperti yg diinginkan . Dn itu adl wktu yg CUKUP LAMA untuk merasakan 'penderitaan2' memakai behel itu .

alhamdulilah , saya bukan orang yg suka mengeluh dgn berbagai penderitaan itu . Saya sudah mempersiapkan segala kemungkinan yg ad dn dgn tdk bnyk mengeluh itu adl bntuk tanggung jwb saya setelah memakai behel . Saya tdk akan sedikitpun mengeluh ini itu cuma karena behel .

note ini cm sedikit pngalaman saya yg ingin saya share trhdap kalian2 yg mengira bhwa org yg memakai behel akn sering 'PAMER GIGI' . mnurut anda , apakah benar bhwa Gigi org berbehel yg sering dpamerkannya itu bagus , keren ,dan modis ? Di amerika sana , org berbehel itu FREAK . Jdi , apa mungkin org akn bangga dgn keanehan giginya ? THINK IT .

Kamis, 30 Juni 2011

Sebuah kedewasaan

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 07.08 0 komentar

Dulu saat seorang teman bertanya, “Apa sih yang dimaksud dengan dewasa? Dan sikap bagaimana yang menunjukan dewasa?”. Saya bisa menjawab pertanyaan itu dengan mudah tanpa banyak berpikir. “Dewasa itu berarti bisa berpikir luas, berpikir jauh kedepan. Yang berarti harus bersikap dewasa.”

Namun sekarang jawaban saya atas pertanyaan itu membuat saya harus merenungkannya lagi. Dewasa itu adalah lawan dari kanak-kanak atau bersikap kekanak-kanakan. Dewasa itu tidak dilihat dari umur seseorang. Seperti kata slogan iklan, “Jadi tua itu pasti, jadi dewasa itu pilihan!”

Jadi apa sesungguhnya pengertian dewasa itu sendiri? Memberikan jawaban seperti itu memang mudah, walaupun kalau dibahas lebih dalam mungkin malah mengaburkan arti dewasa itu sendiri. Dewasa itu pilihan, artinya kita bisa memilih bersikap dewasa atau tidak. Dan seperti apa sikap dewasa itu?

Semakin bertambah umur kita, semakin banyak tanggung jawab yang harus dipikul. Anak kecil tidak usah berpikir untuk hidup. Mereka hanya menjalani hidup. Mereka mendapatkan semua yang mereka inginkan tanpa banyak bersusah payah untuk mencapainya. Tanpa berpikir untuk hidup pun, mereka sudah hidup.

Orang dewasa harus berpikir untuk hidup. Mereka harus berusaha keras memenuhi kebutuhan untuk hidup. Dewasa berarti tanggung jawab. Lebih dari itu, orang dewasa harus bertahan hidup dalam berbagai keadaan. Bertahan ketika susah, bertahan pula ketika senang. Dan apa yang bisa membuat bertahan dalam segala keadaan? Kondisi seperti ini hanya bisa dilalui dengan menerima kenyataan dan berusaha membuat segalanya lebih baik dari sekarang.Dewasa berarti menerima. Menerima banyak hal yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan. Menerima kenyataan yang berbicara lain dengan keinginan. Menerima bahwa manusia hanya bisa berencana, dan Tuhan yang berkehendak.

Dari salah satu artikel yang saya dapat dari salah seorang teman (maaf saya tidak tahu sumber aslinya, dokumen.doc terkopi di laptop saya yang berjudul “Bisakah Kedewasaan Dibentuk?”, sang penulis membagi kedewasaan menjadi 3 bagian
1.Kebebasan
2.Kesederhanaan
3. Tanggung Jawab

Garis besarnya pada artikel tersebut bisa disimpulkan bahwa dewasa itu adalah suatu kebebasan dalam bertindak dan mengambil keputusan, bebas dalam bersikap, tidak berlebihan dan tetap bertanggung jawab atas kebebasan yang dimiliki itu. Saya sendiri cenderung memandang kedewasaan itu sebagai tanggung jawab, sabar, dan sikap menerima atas kenyataan yang ada. Namun menerima bukanlah pasif dan pasrah saja terhadap kenyataan.

Pada artikel yang sama disebutkan, “Kedewasaan memang bukan sifat, ia cenderung berbentuk sebagai sikap, atau perilaku tindakan mahluk berwujud manusia.” Apabila kedewasaan berbentuk sebagai sikap, maka saya rasa ia bisa dibentuk melalui proses yang lama dan tentu saja terkadang menyakitkan. Kedewasaan bisa dicapai setelah melalui berbagai ujian kehidupan yang berat. Dan di dalam ujian itulah kita memilih, akankah kita bersikap dewasa atau tetap bersikap kekanak-kanakan?”
Jadi, saya rasa slogan iklan itu benar. Tinggal yang mana pilihan kita?
1. Ehm...
dewasa itu bisa dirasain diri sendiri ato orang lain yg ngeliat?
2. klo berbicara ttg kedewasaan itu makna kata yg luas ya ka’?!tapi pernah dengar dari seorang sahabat….Allah akan mempertemukan kita dengan jodoh kita jika kita sudah dinilai dewasa menurut penilaian Allah tentunya…jadi?????gimana???kapan bentuk panitia?!
3. kalo menurut saya dewasa ga’ bisa cuma bisa dilihat dari luar aja(ato secara fisikly), mungkin ada yang bersikap like a child , tapi sesungguhnya dia punya sisi kedewasaan , ga’ perlu bersikap seolah olah kita dewasa tetapi pikiran masih anak anak, intinnya be your self and biarkan kedewasaan itu dtang dengan sendirinnya dan ga’ perlu memaksakan diri untuk menjadi dewasa , that’s the point.

Jumat, 24 Juni 2011

Semua Tentang Mu ...

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 20.28 0 komentar

semua tentangmu selalu membekas di hati ini
cerita cinta kita berdua akan selalu
semua kenangan tak mungkin bisa (ku lupakan ku hilangkan)
takkan mungkin ku biarkan cinta kita berakhir

ku tak rela, ku tak ingin kau lepaskan semua
ikatan tali cinta yang tlah kita buat selama ini

aku di sini selalu menanti
ku takkan letih menunggumu
aku di sini (aku di sini) selalu menanti (selalu menanti)
ku takkan letih menunggumu (menunggumu)

- Vierra -

Sabtu, 18 Juni 2011

Sikap kita menentukan segalanya ...

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.54 0 komentar
Beberapa minggu yang lalu, saat aku melakukan kontrol gigi rutin ke RSAL, aku sedang menanti di ruang tunggu rumah sakit . ketika aku membaca sebuah puisi yang dimuat di sebuah majalah.
aku percaya, bahwa secara keseluruhan puisi ini merangkum peranan kita dalam mencapai masa depan yang sukses.

SIKAP
Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
 

A Piece of Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review