Sabtu, 31 Januari 2015

Day #2 Katakan Padanya, Owi.

Diposting oleh Unknown di 16.23 0 komentar
31 Januari 2015
Pertemuan ini berbeda seperti pertemuan sebelumnya. Kali ini menyisakan kekecewaan di hatiku. Aku masih enggan bercerita. Tapi aku benar-benar kecewa.
Memasuki kamar, kulepas dan kuhempaskan begitu saja kerudungku. Terduduk aku di atas kasur. Kemudian tanpa sengaja mataku menatap nanar ke arah pojok meja belajar. Kemudian tersenyum kecut.
Ada sebuah boneka di dalam kotak. Bertuliskan namaku lengkap dengan title yang baru kudapat. Boneka itu bernama Owi. Iya, kunamakan Owi, singkatan dari bOneka WIsuda. Baru kali ini aku memberi nama pada sebuah boneka. Owi boneka istimewa. Ku dapat Owi dari seseorang sebagai kado wisudaku. Owi, boneka dari seseorang baru membuat hatiku sedikit kecewa.
Owi..
Kamu berhasil membuatku tersenyum,
bahkan sebelum melihatmu secara langsung.
Kamu berhasil membuatku jatuh cinta,
seperti mendapat sebuah doa yang dikabulkan.
Kamu berhasil membuatku menjadi seseorang yang istimewa,
disaat aku merasa bukan siapa-siapa.
Terima kasih, owi.
Kamu membahagiakan ku.
Owi..
Katakan pada pemilikmu dulu. Bahwa aku sedikit kecewa dengannya malam ini. Tapi tak sedikitpun rasa sayangku berkurang kepadanya.

Kamis, 29 Januari 2015

Surat Cinta Untuk Tuhan

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 12.15 0 komentar

#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-1


Jumat, 30 Januari 2015

Assalamualaikum.
Hari ini adalah hari pertama dimana event #30HariMenulisSuratCinta diadakan. Hari pertama kali pula aku menulis sebuah surat cinta. Dan memang yang pertama ku cintai adalah Allah. Sang Maha Pencipta alam semesta beserta isi dan segala permasalahannya.

Ya Allah, aku tau bahwa tanpa surat ini Allah tetap akan bisa mendengar segala ucapan pun doa yang ku panjatkan. Namun ijinkanlah aku untuk menulis surat betapa bersyukurnya aku atas karunia yang telah Kau beri selama ini.

Ya Allah, tiada satu haripun aku lewatkan tanpa bersyukur kepada-Mu. Meskipun sekarang aku sedang berada di titik terberat dalam hidupku. Aku tak pernah menganggup-Mu tak adil. Tak pernah menganggap-Mu memberi cobaan kepada hidupku. Dan tak pernah menganggap-Mu tak mengulurkan pertolongan-Mu.

Ya Allah, aku tau bahwa setiap apa yang Engkau ciptakan dan apa yang Engkau berikan selalu ada tujuan pun manfaatnya. Seperti sekarang ini, Engkau telah memberiku sebuah kekuatan besar, kekuatan yang aku sendiri tidak sadar bahwa bisa mengangkatnya. 

Ya Allah, terima kasih telah ada disisiku. Dari aku pertama kali menangis di dunia ini, hingga aku dapat mengetik surat ini.
Ya Allah, terima kasih telah memberiku sebuah keluarga yang hangat, penuh kasih sayang serta perhatian di dalamnya. Kalaupun aku bisa dilahirkan kembali, aku tetap akan memilih keluarga ini yang akan menemani hidupku.
Ya Allah, terima kasih telah menciptakan sepasang manusia yang sungguh luar biasa. Dengan raga yang kuat dan jiwa yang sehat. Beliau adalah kedua orangtuaku. Dengan umur mereka yang tidak lagi muda, beliau masih sangat kuat untuk mendampingi segala keterbatasanku ini.
Ya Allah, terima kasih telah memberiku dua orang kakak yang senantiasa membuatku bahagia dan melengkapi kehangatan dalam keluargaku.
Ya Allah, terima kasih telah mempertemukan aku dengan orang-orang yang ada di sekelilingku. Entah itu kawan ataupun (yang menganggapku) lawan, aku percaya bahwa mereka punya porsinya masing-masing dalam mengisi hari-hariku.
Ya Allah, terima kasih engkau telah mengijinkanku merasakan adanya cinta (kembali). Mempertemukanku dengan seseorang hebat yang bisa membuatku jatuh cinta lagi dan membuatku tersenyum setiap hari.
Ya Allah, terima kasih telah memberiku masalah. Masalah yang harus selalu aku lewati dengan atau tanpa beban di dalamnya. Masalah yang akan membuatku semakin dewasa, kuat, dan mengajarkan bagaimana hidup itu seharusnya berlangsung.
Ya Allah, terima kasih telah membuatku kuat saat aku menerima kegagalan. Membuatku tetap berdiri tegak saat aku dikucilkan. Membuatku tetap tersenyum saat aku dirundung duka. Dan  membuatku percaya akan masa depan saat aku merasa tidak punya harapan.
Ya Allah, yang aku minta dari-Mu hanya satu. Berikanlah kebahagiaan untuk orang-orang di sekelilingku. Karena dengan melihat senyum kebahagiaan dari mereka adalah hal yang paling `melegakan`dalam hidupku.
Ya Allah, surat yang kutulis dengan tulus ini semata-mata hanya ku persembahkan pada-Mu. Semoga Allah suka akan tulisan surat cinta pertama ini dan simpan baik-baik suratku ini. Kalau-kalau Allah kangen, baca lagi dan lagi. Agar Allah ingat bahwa ada hamba-Mu di bawah sini yang selalu menganggap-Mu ada dan selalu merindukan-Mu...

Sincerely,
Yang selalu mencintai-Mu dan mencintai ciptaan-Mu.

Minggu, 25 Januari 2015

Pertemuan

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 05.30 0 komentar

Suatu ketika pertemuan di hari pertama tidak akan dilupakan. Penting sekali mengenal detail pertemuan pertama. Penting sekali membaui kamu untuk pertama kalinya. Penting sekali menangkap mata teduhmu untuk pertama kalinya. Memasuki pertemuan saya senang mengakui bahwa keyakinan saya benar, perpisahan akan membawamu kepada pertemuan selanjutnya.

Dan memasuki pertemuan yang sekarang, saya bersyukur bahwa pernah ada perpisahan yang terakhir.

Apa yang akan kamu catat ketika pertemuan pertama. Saya mencatat banyak, bau, senyum, hangat telapak tangan, salam pertama kali, dan mata teduhmu. Mata teduh yang berbinar ketika senang. Persis seperti saya.

Ketika senang, ketika sedih, mata saya punya binarnya sendiri. Dan jika peka, banyak orang hanya akan mengenal saya dari binar mata saya. Absurd memang. Tapi bagi saya mata tidak pernah bohong.

Jika mau jujur saya ingin mengatakan bahwa kamu punya mata yang kecil namun indah. Meneduhkan. Seperti kolam bening yang dipenuhi dengan banyak pohon rindang. Saya bisa pergi kesana jika ingin melamun.


Sabtu, 24 Januari 2015

Smile :)

Diposting oleh Retno Triwilujeng di 17.27 0 komentar
abaikan pipi tebel saya -.-!
"Did you know?
When you laugh or smile,
it triggers part of your brain that actually makes you happy.
SO SMILE!"
(Happy Monster)

 

A Piece of Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review